Oknum Kemenag Diduga Pungli, Arak Demo

  • Whatsapp

PAMEKASAN – Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) melakukan aksi ke Kantor Kemenag Pamekasan, Madura Jawa Timur, rabu (4/11/15). Mereka menyoroti dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh Kantor Kemenag setempat.

Unjuk rasa tersebut dimulai dari titik kumpul di Taman Tugu Arek Lancor sisi barat. Bergerak menuju Kantor Kemenag Pamekasan menggunakan kendaraan roda empat jeep nopol AB-7462-YA dan pick-up nopol M-9608-E serta beberapa kendaraan roda dua. Sejumlah poster yang dibawa bertuliskan antara lain, “Kemenag sarang koruptor, Turunkan Juhedi sang koruptor, Juhedi harus turun dari Kemenag, Kembalikan hak para murid”

Muat Lebih

Versi ARAK, Sudah 2 tahun kepemimpinan Kepala Kemenag Pamekasan, namun beberapa persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, guru dan kelompok masyarakat, tidak juga dapat diselesaikan.

“Persolan terakhir yang sangat menggugah kami sebagai pemerhati dan guru/kepala sekolah, adalah adanya pungutan terhadap lembaga pendidikan (Rp. 50.000/siswa) yang oleh Kemenag disebutkan akan diserahkan ke Polda Jatim, bahkan nilainya mencapai Rp. 1 milyar,” tegas Yeyet Dalam Orasinya,

“Besaran iuran tersebut, apakah merupakan rekayasa dari lembaga yang berbasis agama atau bagaimana.? Dimana uang tersebut hanya untuk memperkaya diri Kepala Kemenag Pamekasan.” ujarnya.

ARAK menuntut Kepada Kakemenag, mengusut tuntas pungli kepada lembaga-lembaga, dan mengintruksikan ke anak buahnya agar mengembalikan uang yang sudah dipungut. “Pecat oknum-oknum yang terlibat dalam hal ini khususnya kepala sekolah negeri di bawah koordinasi Kemenag,”

Disamping itu mereka juga menuntut agar segera mencairkan tunjangan sertivikasi guru, “jangan hanya diam melongo, Kalau Juhedi selaku Kakemenag tidak mampu lebih baik anda turun sebelum kami paksa secara tidak terhormat” tandasnya (ri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.