CSR Perusahaan Migas di Sumenep Menyusut

  • Whatsapp

Madurazone.co, Sumenep – Sejumlah warga kepulauan Sumenep, Madura, Jawa Timur terdampak ekploitasi minyak dan gas (migas) mulai resah. Pasalnya, dana CSR (corporate social responsibility) dari perusahaan migas itu menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Tahun ini, PT KEI di Sapeken hanya mampu memberikan CSR sebesar Rp 800 juta, dari sebelumnya 1,6 miliyar. Sementara santos di pulau Giligenting mengucurkan CSR sebesar Rp 1,7 dari sebelumnya 1,9 miliyar. Dana CSR ini diberikan kepada sejumlah desa terdampak saja.

Muat Lebih

KEI juga membuka eklpoitasi baru sejak 2012 di kepulauan Raas, yang dikenal Terang Sirasun Batur (TSB). CSR yang diberikan dalam bentuk bantuan listrik. Seperti jaringan listrik, mesin diesel dan peralatan listrik lainnya. Jika dinominalkam, tahun 2013 mendapatkan CSR sekitar 1,4 miliyar, 2014 sekitar Rp 2 miliyar dan 2015 sebesar Rp 1,4 miliyar.

Kasi minyak dan gas bumi kantor ESM Sumenep Dadang Dedy Iskandar menjelaskan, penurunan harga minyak dunia berpengaruh kepada perolehan perusahaan. Otomatis, juga berpengaruh pada CSR. “Hampir semuanya CSR turun,” katanya.

Dia mengungkapkan, meski pendapatan perusahaan juga turun, CSR tetap harus diberikan. Sebab, itu merupakan amanah dari UU. “UU memerintahkan untuk memberikan CSR, jadi harus dipatuhi oleh perusahaan ekploitasi migas. Supaya tidak jadi tempat ekploitasi saja,” ucapnya. (yt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.