Madurazone.co, Sumenep – Sejumlah guru seetifikasi di bawah nauangan kantor kementerian agama (kankemenag) Sumenep meradang. Sebab, hingga saat ini dana sertifikasi untuk triwulan ke III belum cair. Seharusnya, bulan Oktober sudah dinikmati para tenaga pendidik.
Salah satu guru yang tidak mau disebutkan identitasnya menjelaskan, guru sudah menanti cairnya sertifikasi. Sebab, itu merupakan penghasilan satu-satunya guru swasta. “Kalau lambat cair, terpaksa ngutang. Sebab, sudah tidak mendapatkan honor dari lembaga mengajar,” ucapnya.
Dia mengungkapkan, pihaknya tidak paham dengan tersendatnya dana sertifikasi itu. Padahal, di disdik itu lancar. “Setiap tahunnya pasti ngadat, ini kan aneh. Kami tidak tahu persis apa sih masalahnya. Kemenag harus terbuka soal ini ke publik,” ujarnya.
Penerima dana sertifikasi di bawah naungan Kankemenag sekitar 2.760. Perbulan masing-masing guru mendapatkan dana Rp 1.500.000 Namun, dana sertifikasi ini dicairkan setiap tiga bulan sekali. Berarti, per guru dalam tiga bulan mendapatkan dana Rp 4.500.000. Ini di salurkan lewat beberapa bank yang sudah ditentukan. (yt)