Madurazone.co, Sumenep – Warga Desa Goa-goa, Kecamatan Raas, Sumenep, Madura, Jawa Timur mendatangi kantor DPRD Sumenep, Senin (23/11/2015). Mereka meminta dukungan atas laporan dugaan penyimpangan beras untuk keluarga miskin (raskin) di Desa tersebut ke Polres Sumenep.
Warga khawatir laporan beras bersubsidi yang diduga menyeret kepala desa itu tidak ditindaklanjuti. Sementara warga melaporkan dugaan penggelapan 11 ton raskin. Ada empat bulan jatah raskin tidak disampaikan ke warga.
Idrus, warga Desa Goa-goa menjelaskan warga sudah melaporkan dugaan raskin ke Polres. Namun, pihaknya datang ke DPRD untuk meminta support atas laporan yang dilayangkan. “Kami pesimistis laporan tidak dilanjuti, makanya minta support ke dewan,” katanya di gedung dewan.
Dia menuturkan, raskin sudah didistribusikan sekitar 9 kali. Namun, hanya lima kali yang disampaikan kepada masyarakat, sedangkan empat kalinya tidak ada. “Nah, kalau ditonasekan ada sekitar 11 ton yang tidak disalurkan kepada penerima manfaat,” ujarnya.
Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath hanya meminta warga juga memgawal secara intensif proses hukum sedang berproses. Supaya peran publik terus meningkat. “Semua laporan masyarakat harus diproses,” tuturnya. (yt)