Wabup : Sembilan Program Taktis Menjadi Fokus Utama!

  • Whatsapp

Madurazone.co, Sumenep – Wakil bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Achmad Fauzi menyatakan dirinya dengan bupati A. Busyro Karim berkomitmen fokus pada sembilan program intinya. Sebab, hal itu merupakan kebutuhan yang harus dilakukan dalam waktu dekat kepemimpinannya.

Sembilan program itu akan dilakukan secara maksimal. Utamanya di 100 hari kepempimpinannya. “Target itu, tapi akan dilakukan secara bertahap. Sehingga, dari fokus program itu bisa berjalan sesuai dengan target yang sudah direncanakan,” kata pengusaha muda sukses ini usai penyambutan di pendopo Sumenep.

Muat Lebih

Menurutnya, program yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat itu, langsung menyentuh kepada masyarakat. “Jadi, berkaiatan dengan masyarakat. Sehingga, anggap ini sangat signifikan untuk dilakukan. Supaya bisa dirasakan wong cilik,” tukasnya.

Program itu adalah pelatihan bagi 1.000 wirausaha muda dengan melibatkan 6 SKPD, secara terpadu dan berkelanjutan. Mereka akan difasilitasi alat produksi dan permodalan atau kredit usaha. Lalu, Revitalisasi Pasar tradisional. Itu dilakukan agar tidak ada kesan kumuh di sejumlah kecamatan.

Kemudian, optimalisasi pelayanan Rumah Sakit dengan cara membentuk tim reformasi pelayanan. Sehingga diharapkan ada perubahan signifikan dalam manajerial, profesionalitas dan transparansi di RSUD.

Selain itu, penataan Taman Bunga (TB) sebagai bentuk optimalisasi open space (taman bunga) sebagai kawasan wisata kota dan ruang terbuka hijau (RTH). Selain itu, penataan dan penertiban perizinan, seperti rumah makan, IMB, HO, media luar ruang, dll.

Pembangunan Ruang Terbuka Hijau yang masih kurangnya RTH (Ruang Terbuka Hijau) di Kabupaten Sumenep. Untuk itu, akan dibangun RTH dengan konsep Taman Edukasi di Perumnas Giling dan Perumahan Satelit . Lalu, akan diadakan perijinan On Line dan Absen On line. Bentuk perijinan di BPPT diterapkan secara On Line. Juga Absen On line, absensi pegawai utamanya di wilayah kota secara realtime langsung tercatat di BKPP (Badan Kepegawasan). Dengan harapan disiplin PNS dapat meningkat.

Disamping itu, melaksanakan pembentukan BUMDes dalam rangka Desa Mandiri. BUMDes ini dibentuk di setiap desa untuk memfasilitasi permodalan para UKM/IKM. Teeakhir, serap Aspirasi Masyrakat untuk RPJMD. Masyarakat melalui semua stakeholder akan dilibatkan dalam penyusunan RPJMD. (yt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.