madurazone.co, Sumenep – Pernyataan kepala BNN Budi Waseso adanya santri mengonsumsi Narkotika jenis ekstasi untuk dzikiran dikecam keras PCNU Sumenep Madura, Jawa Timur. Apalagi, pesentren sebagai pengembangan moral.
“PCNU tidak mendapatkan informasi apapun untuk membenarkan pernyataan Budi Waseso. Pernyataan itu malah membuat penafsiran liar di tengah masyarakat. Bahkan, meresahkan,” kata Sekretaris PCNU Sumenep. A. Waris Umar.
A. Warist menegaskan, PC NU Sumenep dan pesantren secara konsisten akan tetap memerangi peredaran narkoba. Bagi PCNU Sumenep dan pesantren narkoba adalah sesuatu yang diharamkan karena dapat merusak akal sehat penggunanya.
“Perang melawan narkoba adalah wajib karena Narkoba dapat merusak moral bangsa, akhlak umat manusia,” ucapnya.
Untuk itu, PCNU Sumenep meminta kepada Ketua BNN untuk menjelaskan ulang pernyataannya secara lebih lengkap sehingga tidak menimbulkan tafsir yang liar. “Kami eminta untuk meminta maaf kepada pesantren yang perasaannya dilukai atas pernyataan tersebut,” tukasnya. (yt)