Madurazone.co, Bangkalan – Pembangunan enam halte oleh dinas perhubungan komunikasi dan informasi (dishubkominfo) Bangkalan, Madura, Jawa Timur mulai menuai kritis. Pasalnya, pembangunan halte dengan dana sekitar Rp 1,4 miliyar itu mubazir, atau kurang digunakan.
Aktifis HMI Bangkalan Badri Setiawan menjelaskan, pembangunan halte tersebut diperkirakan hanya menghamburkan anggaran saja. Sebab, fungsinya tidak maksimal, sehingga dana miliyaran rupiah itu menjadi mubazir. “Mubazir anggaran itu. Sebab, masyarakat jarang menggunakan halte. Halte yang ada malah kumuh sekarang,” katanya.
Hal yang sama diungkapkan ketua Umum Forum mahasiswa bangkalan (Formaba) Ikbal Nuril Anwar. Ikbal menjelaskan pembangunan halte yang menghabiskan 1, 4 milyar tetsebut tidak tepat sasaran. menurutnya, pengguna Mobil Penumpang Umum (MPU) di Bangkalan tidak sebanyak jakarta atau kota-kota besar lainnya.
“Kalau bangun halte di Bangkalan kurang tepat, karena mayoritas warga bangkalan itu menggunakan kendaraan pribadi kayak motor dan lainnya ,tidak seperti Jakarta,” tukasnya.
Sayangnya, Kepala Dishubkominfo Bangkalan Abd. Hamed belum bisa dikonfirmasi. Saat media ini mendatangi kantornya, yang bersangkutan tidak ada ditempat. (qmr/yt)