Madurazone.co, Pamekasan – Peredaran Narkoba di Pamekasan, Madura, Jawa Timur memang perlu diwaspadai. Pasalnya, baru dua bulan Januari-Februari sudah terdapat 11 kasus Narkoba jenis sabu, dengan 21 tersangka. Angka tersebut menunjukkan peredaran Narkoba sudah mulai memprihatinkan di kota gerbang salam ini.
Data Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNK) menyebutkan, angka kasus narkoba menunjukkan grafik kenaikan. Pada tahun 2012 kasus narkoba di Pamekasan terdapat 18 kasus dengan 26 orang. Pada 2013 mengalami peningkatan menjadi 23 kasus dengan tersangka 35 orang. Kemudian, 2014 sebanyak 30 dengan 55 tersangka. Kenaikan cukup tajam terjadi pada 2015 menjadi 54 kasus dengan 72 tersangka.
”Memang, angka peredaran Narkoba di Pamekasan mulai meningkat. Bahkan, sudah merambah dan menjangkiti hampir semua elemen masyarakat. Tentu saja ini menjadi perhatian serius BNK dan masyarakat kota Pamekasan,” kata sekretaris BNK Syaiful Arifin.
Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya lagi konsentrasi untuk mencegah terus meningkatnya peredaran Narkoba. Pihaknya melakukan sosialisasi akan bahaya Narkoba. ”Pembangunan karakter juga telah kami lakukan ke sejumlah sekolah yang ada di Pamekasan. Sebagai bentuk pencegahan,” ujarnya. (red/yt)