Madurazone.co, Sumenep – Aliansi Masyarakat Garam (AMG) kembali mendatangi kantor DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (6/4/2016). Mereka meminta anggota dewan memfasilitasi petani dengan PT Garam terkait pembelian garam rakyat oleh BUMN itu.
Versi AMG, PT Garam mendapatkan anggaran dari negara dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN). Informasinya, PMN itu senilai Rp 300 juta. Dana diperkirakan akan digunakan untuk menyerap garam rakyat. Namun, hingga saat ini pihak PT Garam belum
Sumemep, Madura, Jawa Timur menuding ada permainan dan sikap ketidak jelasan yang dilakukan PT Garam perihal peyertaan modal negara (PMN) untuk meyerap garam petani sebab hingga saat ini alokasi dana tersebut belum disosialisakan kepada masyarakat petani.
“Dengan tidak ada sosialisasi, kami tidak tau pasti, cuma kami dengar-dengar dari media, ada yang bilang Rp 204 miliyar. Ada yang bilang Rp 222 M., dan 220 M. Makanya kami butuh kepastian dari PT Garam. Kami tidak diberitahu sama sekali,” kata Ubaidillah, ketua AMG.
Sebenarnya, Pihaknya mengaku telah bebeberapa kali melayangkan surat ke PT Garam untuk melakukan audensi meminta kejelasan tentang PMN. Termasuk juga, via telpon. Tapi, tidak ada respon. “Kami minta dewan untuk memfasilitasi ke PT Garam untuk bisa beraudensi,” tukasnya. (AL/yt)