BK DPRD Sumenep Terkesan Lamban Tangani Politisi Gerindra

  • Whatsapp

Madurazone.co, Sumenep – Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur terkesan lamban menangani masalah anggota wakil rakyat Jonaidi. Sebab, hingga saat ini lembaga kode etik dewan itu belum menentukan nasib politisi Gerindra itu.

Padahal, ketua BK DPRD Sumenep Ruqi Abdillah sebelumnya menyatakan akhir 2015 sudah kepastian. Namun, hingga saat ini ternyata masih ngambang. Dengan dalih penyelidikan masih terus dilakukan. Sehingga, belum bisa memberikan keputusan final.

Muat Lebih

“Kajian atas Jonaidi masih terus kami lakukan. Sebab, yang bersangkutan masih masuk ke DPRD, dan ikut hampir semua kegiatan. Makanya, kami butuh penyelidikan secara mendalam,” kata ketua BK DPRD Sumenep Ruqi Abdillah.

Dia menjelaskan, kemungkinan dalam satu pekan ke depan nasibnya sudah bisa ditentukan. Yakni, rekomendasi medis sudah akan turun. “Kalau rekomendasi medis sudah keluar. Maka tinggal menindaklanjuti. Sebab, itu hal penting bagi kami, apa berhalangan tetap atau tidak,” ujarnya.

Ruqi Abdillah mengungkapkan, pihaknya sudah bekerja maksimal. Tapi, ini kan berkaitan dengan nasib orang. Jadi, harus hati-hati. ” Yang jelas, kami tidak diintervensi oleh siapapun. Termasuk Gerindra. Kami bekerja sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tuturnya.

Politisi Gerindra Jonaidi dilaporkan warga ke BK DPRD Sumenep. Itu lantaran diduga tidak bis menjalankan tugas karena sudah terserang penyakit stroke. Sehingga, anggota komisi III ini datang dengan menggunakan kursi roda. (yt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.