Madurazone.co, Sampang – Marsam warga Dusun Mlakah, Desa Mlakah kecamatan Jrengik tewas akibat disambar petir, Selasa (12/4/2016). Sementara kondisi ayah enam orang anak ini memprihatinkan, sekujur tubuh gosong dan penuh luka.
Pria dengan usia 40 tahun ini tewas saat memanen padinya. Kala itu hujan turun dengan derasnya disertai angin dan petir. Petani lain meminta, Marsam untuk berhenti memanen. Tapi, ternyata tidak diindahkan. Sehingga, menjadi korban sambaran petir.
“Saat hujan turun semua petani sudah meminta Marsam untuk berhenti. Tapi, tetap saja bekerja,” kata Fatmawati, salah satu warga.
Nah, naas menghampiri Marsam. Saat sedang asyik bekerja ternyata sambaran petir menghantam dirinya. Dan, saat itu pula langsung menghembuskan nafas terakhir di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah itu, korban langsung dibawa pulang ke rumah duka.
Tangis dan duka menyelimuti rumah korba. Istri Marsam, Lia menjerit histeris menyambut kedatangan jenazah. Dia tidak menyangka kalau suaminya akan meninggal secepat itu dengan cara disambar petir pula. (rido/yt)