Madurazone.co, Sumenep – Temuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait adanya pegawai negeri sipil (PNS) misterius, tampaknya tidak terjadi di Sumenep, Madura, Jawa Timur. Di kota Sumekar ribuan abdi negara sudah terdata di PUPNS (pendataan ulang pegawai negeri sipil).
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sumenep Titik Suryati menjelaskan, dari hasil pendataan dan kroscek ulang tidak ada PNS bodong alias fiktif. Semuanya sudah terdaftar di PUPNS beberapa waktu lalu. “Yang terdaftar itu sekitar 10.756 orang. Sudah valid serta tidak ada masalah,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan, ada 16 PNS yang tidak mendata ulang ke BKN. Namun, setelah ditelusuri ternyata sudah pensiun dan mutasi. “Jadi, temuan fiktif oleh BKN itu tidak ada di Sumenep. Sehingga, semua PNS dipastikan mendapatkan gaji,” ungkapnya melalui sambungan telepon.
Mantan Kabag Hukum ini mengungkapkan, ini menandakan kalau rekruitmen PNS di Sumenep dilakukan secara benar. Sehingga, terdata semua di BKN. “Ini cukup positif dan kebanggan bagi Sumenep, karena tidak ada yang illegal atau fiktif,” tukasnya.
BKN menemukan sebanyak 57 ribu PNS yang tersebar Indonesia fiktif. Itu diketahui setelah ada PUPNS. Sehingga, gajian puluhan ribu abdi negara itu tidak bisa dicairkan. (yt)