Madurazone.co, Bangkalan – Nur Tajib (40) warga Desa Pateraman Kecamatan Modung, Bangkalan, Jawa Timur sempat gegerkan warga dengan mengaku sebagai Nabi Isa. Namun, pembabtisannya sebagai nabi tidak lama, sebab pria paru baya itu langsung menyatakan insyaf dan taubat.
Pengakuan taubat itu dilakukan di hadapan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangkalan yang bertempat di ruang K3i Polres Bangkalan. Pernyataan taubat itu dilakukan setelah mendapatkan kecaman keras dari sejumlah tokoh agama di Kota Salak itu.
Kasubag Humas Polres Bangkalan, AKP Bidaruddin menjelaskan, bahwa pihak keluarga khawatir Nur Tajib diganggu ketika kembali kerumah. “Karena khawatir terjadi hal yang tidak di inginkan, kami tahan dan tidak dipulangkan dulu kerumahnya. Itu sesuai permintaan keluarga,” terangnya.
Mantan Kasat Shabara itu menjelaskan, pasca dilakukan konseling dan pernyataan taubat pihaknya juga berencana memanggil semua pengikut Nur Tajib. “Nur Tajib akan diminta menjelaskan ajaran yang disampaikam sesat,” (jie/red)