Madurazone.co, Sumenep – Tidak semua Calon Jamaah Haji (CJH) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur melengkapi persyaratannya membuat visa dan paspor. Itu lantaran sebagian CJH masih menjadi TKI di Malaysia.
Data di Kemenag Pamekasan ada sekitar 20 CJH. Mereka sudah mendapatkan kuota untuk berangkat tahun ini. “Masih banyak yang memenuhi kewajibannya.Itu lantaran merrka masih berada di tempat kerjanya di Malaysia sebagai TKI,” kata Kasi Haji dan Umroh Afandi.
Dia mengungkapkan, untum persiapana sudah 95 persen, tinggal 5 persennya saja. Padahal, deadline tanggal 10 harus sudah kelar semua. ” Paspor mereka sangat dibutuhkan untuk dikirim ke kedutaan. Makanya, harus pulang semua TKI yang mau berangkat hani tahun ini ke Indonesia,” ujarnya.
Intinya, terang dia, pekan depan semua persiapan sudah harus klir. Mulai dari pelunasan biaya haji, paspor dan lainnya. “Termasuk kordinasi keberangkatan dengan bagian Kesra juga akan dilakukan pihaknya,” tukasnya. (zand/yt)