Madurazone.co, Sumenep -Masih adanya sejumlah Cafe di Sumenep, Madura, Jawa Timur yang masih beroperasi meski sudah ditutup beberapa waktu lalu direspon ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep M. Muhri . Muhri meminta pemkab untuk tegas dan tidak mentolerir sejumlah Cafe Nakal ini.
Apalagi, menurut Muhri, keberadaan Cafe itu tidak sesuai dengan peruntukannya. Yakni, mereka hanya mendapatkan izin rumah makan. “Hal itu sudah jelas pelanggaran. Makanya, pemkab harus tegas untuk menertibkan jangan kalah dengan swasta. Kami minta lakukan razia secara rutin,” tuturnya.
Selain itu, mantan ketua PMII Sumenep ini mengungkapkan, keberadaan Cafe itu juga memberikan mudarat kepada anak muda. Buktinya, belakangan ditemukan peredaran miras dan adanya wanita penghibur. “Ini jelas, merusaka generasi bangsa. Kami melawan hal tersebut dan harus ditertibkan,” tuturnya.
Untuk itu, pihaknya meminta pemkab dan penegak hukum untuk menertibkan sejumlah Cafe yang berdedikasi rumah makan itu. “Soal Cafe Nakal, jangan ada yang masuk angin, sebab ini berkaitan dengan generasi bangsa dan eksistensi Sumenep sebagai kota Santri,” ucapnya.
Memang, belakangan ini ada Cafe yang kembali buka. Salah satunya, yang sudah terkena razia aparat kepolisian adalah Cafe Ayu dan Cafe Mila. (yt)