Madurazone.co, Sumenep – Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep, Madura, Jawa Timur terus memiliki kepedulian terhadap warga miskin, khususnya yang tidak memiliki rumah layak huni. Salah satunya, dengan terus menggenjot program rumah tidak layak huni (RTLH).
Data di Dinsos menunjukkan, tahun 2017 ini akan menggelontorkan RTLH sebanyak 50 unit. Rinciannya 49 unit melalui APBD dan satu unit melalui APBN. “Tahapan perencanaan dalam proses realisasi RTLH ini sudah clear, tinggal menunggu tahap realisasinya,” kata kepala Dinsos R. Achmad Aminullah.
Menurutnya, program RTLH diberikan pada orang yang benar-benar tidak mampu, sesuai hasil survey dan verifikasi. “Untuk realisai akan segera kami lakukan. Tahapan menuju ke arah pencairan sudah disiapkan, ” tuturnya.
Mantan kepala Dishub ini mengungkapkan, program bantuan RTLH yang melalui dana anggaran pendapatan belanja negara(APBN) sebanyak satu penerima, sementara dari anggaran pendapatan belanja daerah(APBD) 49 penerima.
“Penerima yang melalui kementrian sosial (Kemensos) itu satu orang dan kebetulan bantuan tersebut berada diwilayah kecamatan lenteng, masing-masing bantuan RTLH sebanyak Rp 15 juta,” Ucapnya.
Mantan kepala Bappeda ini menambahkan, Realisasi pencairan dana tersebut dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama dicairkan 70 persen, kemudian 30 persennya dicairkan tahap kedua.
“Meski pencairan dilakukan dua tahap.kami akan mengevaluasi dan harus sesuai dengan anggaran yang dicairkan. Jika nanti tidak sesuai anggaran atau bermasalah, maka pencairan tahap kedua tidak akan direalisasikan,” tegasnya.
Aminullah menuturkan, pihaknya berharap realisasi RTLH itu harus sesuai dengan spek dan sesuai peruntukannya. “Kegiatan ini untuk rehab rumah, jangan sampai ke yang lain. Dana tersebut juga harus sampai utuh kepada penerima manfaat,” ucapnya dengan penuh harap. (nz/yt)