Madurazone.co, Sumenep – Sudah dua kali bupati melakukan mutasi kepada pajabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur. Namun, mutasi tersebut belum sentuh eselon II, atau setingkat pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah).
Kabarnya, mutasi untuk pejabat eselon II akan segera dilakukan. Maklum, ada beberapa pimpinan OPD yang masih kosong hingga saat ini. Misalnya, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA), Kepala Dinas PU Bina Marga. Sehingga, pengisian dan rotasi jabatan menjadi urgen.
Namun, penempatan posisi pejabat tertinggi di masing-masing OPD itu mulai menjadi perhatian DPRD setempat. Maklum, ini menyangkut roda pemerintahan dan efektifitas kerja di setiap instansi pemerintah ini. Sehingga, harus dilakukan dengan hati-hati dengan analisa kepegawaian yang baik pula.
“Untuk mutasi eselon II ini harus dilakukan dengan pertimbangan dan evaluasi yang menyeluruh. Tentunya, dengan penempatan pejabat secara proporsional dan profesional. Dengan dilakukan seleksi secara ketat,” kata anggota komisi I DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath.
Menurut politisi PDI Perjuangan ini, pejabat yang akan ditempatkan di posisi kadis itu harus disesuaikan dengan kompetensi dan keahlian yang dimiliki. “Pejabat yang didudukkan sesuai dengan kompetensi dan keahliannya, ” ucapnya.
Selain itu, terang dia, pihaknya juga meminta pejabat itu dididik dulu baru ditempatkan pada posisi yang sesuai. Sebab, selama ini ternyata didudukkan dulu baru dilatih. “Faktanya, bertahun-tahun duduk jadi kadis malah tidak ikut Diklatpim. Ini oan lucu, ” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya meminta bupati dan wabup termasuk Baperjakat untuk mengkaji person yang akan didudukan di eselon II ini. “Saya yakin bupati akan memilih yang baik dan seseuai kompetensinya, ” tukasnya. (nz/yt)