Madurazone.co, Sumenep – Puluhan tenaga honorer kategori dua (K2) Sumenep mendatangi Kantor DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (17/10/ 2018). Mereka meminta kejelasan kenaikan upah melalui dana APBD setempat 2019 ini.
Kedatangan mereka ditemui Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma. Dan, mereka ditemui di ruang komisi IV.
“Kedatangan kami kesini untuk meminta Anggota Komisi IV DPRD dan Pemerintah Daerah untuk menaikkan upah guru K2,” kata salah satu Pengurus K2, Abd Wahid.
Sebab, pihaknya mengaku selama ini telah menjalankan tugas sebagai guru dengan baik. Namun, kesejahteraan mereka merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah.
“Selama ini kami mendapat insentif Rp 350 ribu per bulan. Jumlah itu tidak sesuai dengan kebutuhan hidup kami,” terangnya.
Maka dari itu, mereka minta legislatif dan eksekutif menaikkan insentif guru K2. Dari Rp 350 ribu per bulan menjadi Rp 1 juta per bulan.
“Sesuai kesepakatan, kami meminta kenaikan Rp 1 juta per bulan. Kami berharap permintaan kami ini dipenuhi oleh pemerintah,” tukasnya.
Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma menyambut baik upaya pada honorer K2. Sebagai pimpinan dewan, dirinya akan mengupayakan kenaikan honorer K2. “Saya sangat setuju jika honor K2 itu dinaikan,” tegasnya. (nz/yt)