Madurazone.co, Sumenep – Puluhan warga dan pemuda Giliraja, Kecamatan Giligenting menggelar aksi ke Kantor DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (30/9/2019). Mereka mendesak pemerintah agar aliran listrik menyala di akhir 2019 ini.
Massa aksi melakukan orasi di depan kantor wakil rakyat secara bergantian. Aksi yang digelar ini mendapat pengamanan serius dari pihak kepolisian. Dari orasinya, mereka mengecam pemerintah yang lamban terkait penanganan persoalan listrik di Kepulauan Giliraje.
Sebab, janji untuk membuat Giliraje “terang” sejak 2013 tak kunjung terealisasi hingga saat ini. Sehingga, massa meminta keseriusan pemerintah soal listrik ini. Usai berorasi mereka diterima pimpinan DPRD untuk beraudensi dan menyampaikan aspirasinya di gedung dewan.
“Kami menagih janji pemkab Sumenep dalam akhir 2019 ini sudah bisa nyala, listrik di Kepulauan Giliraje, ” kata Khairunnas, perwakilan warga kepada sejumlah media.
Dia menegaskan, pihaknya sudah bosan menunggu janji pemkab yang akan segera menghidupkan listrik 24 jam di Giliraje. Faktanya, dari 2013 hingga saat ini tak kunjung terealisasi. “Bayangkan sudah berapa tahun menunggu, tapi tak ada kepastian. Makanya, tahun ini harus nyala, ” tuturnya.
Menurut pemuda pulau Giliraje ini, pihaknya meminta kepastian pemkab untuk mewujudkan listrik 24 jam ini. “Tiang sudah di pasang, dan sebagain kabel. Namun, sampai detik ini ternyata tak ada kepastian. Makanya, kami datang lagi ke gedung dewan ini, ” ucapnya. (nz/yt)